PELETAKAN BATU PERTAMA OLEH ANGGOTA DPR RI DAN BUPATI JENEPONTO MENJADI SIMBOL KEBANGKITAN EKONOMI MASYARAKAT.
- Ridwan Umar
- 1 hari yang lalu
- 2 menit membaca

PELETAKAN BATU PERTAMA OLEH ANGGOTA DPR RI DAN BUPATI JENEPONTO MENJADI SIMBOL KEBANGKITAN EKONOMI MASYARAKAT.
JENEPONTO – Sebuah momentum bersejarah yang sarat akan nilai-nilai spritual dan semangat gotong royong terukir indah di Dusun Lebang Manai, Desa Paitana, Kecamatan Turatea, Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan, Momentum tersebut adalah Peletakan Batu Pertama pembangunan Jembatan Gantung Panrang 2, sebuah infrastruktur vital yang tidak hanya menghubungkan daratan, tetapi juga merekatkan ikatan silaturahmi antarwarga.
Acara yang berlangsung khidmat ini dihadiri langsung oleh Putera Daerah Sul-sel terbaik, Bapak Hamka B. Kady, Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Golkar. Kehadiran beliau merupakan representasi sinergitas nyata antara pemerintah pusat dan aspirasi masyarakat arus bawah.

Turut mendampingi dengan penuh penuh takzim, Bupati Jeneponto, Bapak H. Paris Yasir, yang dalam kepemimpinannya senantiasa memprioritaskan pembangunan infrastruktur berbasis pemerataan.
Hadir pula menyaksikan peletakan batu pertama ini Kepala Desa Paitana, Babinsa Desa Paitana, serta para tokoh masyarakat setempat. Sinergi antara elemen pemerintah, TNI, di tingkat lokal ini merefleksikan spirit pembangunan
Jembatan gantung Panrang 2 ini memiliki nilai strategis yang sangat tinggi, karena akan menjadi urat nadi yang menghubungkan dua kabupaten, yakni Kabupaten Jeneponto dan Kabupaten Gowa.
Keberadaan jembatan ini diproyeksikan akan membuka isolasi wilayah, memperlancar aksesibilitas, dan menjadi katalisator bagi akselerasi pertumbuhan ekonomi ekonomi masyarakat
Desa Paitana, khususnya warga Panrang 2, menyambut pembangunan ini dengan rasa syukur yang tiada terhingga. Mereka memberikan apresiasi setinggi-tinggi atas perhatian dan kepedulian dari pemerintah pusat maupun pemerintah daerah.
Jembatan ini adalah manifestasi dari terkabulnya doa-doa mereka yang merindukan akses yang lebih baik.
Di balik rasa syukur tersebut, terselip asa dan harapan besar. Warga Panrang 2 berharap pembangunan jembatan ini menjadi pintu gerbang bagi perhatian pemerintah selanjutnya terhadap infrastruktur jalan menuju wilayah mereka yg . Aspirasi ini muncul mengingat hanya di wilayah tersebut kondisi jalannya yang hingga kini belum tersentuh oleh program pembangunan dari pemerintahan sebelumnya.

Masyarakat sangat mendambakan agar ke depannya, jalan menuju wilayah Panrang 2 dapat diaspal, sehingga aksesibilitas menjadi semakin optimal. Harapan ini bukanlah sekadar keinginan, melainkan kebutuhan dasar untuk meningkatkan taraf hidup, memudahkan anak-anak pergi sekolah, dan mempercepat distribusi hasil bumi.
Semoga pembangunan Jembatan Gantung Panrang 2 ini berjalan lancar dan memberikan manfaat yang seluas-luasnya kepada masyarakat petani khususnya
Mari kita dukung penuh upaya pemerintah dalam membangun negeri, dengan terus menjaga semangat gotong royong dan silaturahmi. Karena sesungguhnya, membangun infrastruktur adalah bagian dari ikhtiar kita untuk menciptakan kemaslahatan bersama dan meraih rida-Nya.
( MGI/Guss Mahfuji )


















































Komentar