Putra Terbaik Paitana Kembali Ukir Sejarah, Desa Paitana Jeneponto Bertambah Bangga
- Ridwan Umar
- 17 menit yang lalu
- 1 menit membaca

Putra Terbaik Paitana Kembali Ukir Sejarah, Desa Paitana Jeneponto Bertambah Bangga
Jeneponto – Kabar membanggakan kembali datang dari Desa Paitana, Kecamatan Turatea, Kabupaten Jeneponto. Salah satu putra terbaiknya, Prof. Dr. Ir. Ahmad Syarif Syukri, S.T., M.T., IPM., ASEAN. ENG, resmi dikukuhkan sebagai Guru Besar dalam Bidang Ilmu Rekayasa dan Manajemen Sumber Daya Air, Jurusan Teknik Sipil.
Pengukuhan ini menjadi momentum bersejarah yang tidak hanya mengharumkan nama institusi akademik, tetapi juga mengangkat martabat Desa Paitana di kancah pendidikan tinggi.
Sosok yang dikenal rendah hati dan tekun ini kini menyandang gelar tertinggi akademik—sebuah capaian luar biasa yang lahir dari kerja keras, dedikasi, dan pengabdian panjang di dunia pendidikan dan teknik sipil.
Warga Paitana menyambut kabar ini dengan penuh rasa bangga.
Di tengah berbagai tantangan yang dihadapi daerah, hadirnya seorang Guru Besar dari tanah sendiri menjadi bukti bahwa anak desa pun mampu bersaing dan berdiri sejajar di panggung nasional bahkan internasional.
Sebagai ahli di bidang rekayasa dan manajemen sumber daya air, kontribusi beliau dinilai sangat relevan dengan kondisi wilayah selatan Jeneponto yang kerap menghadapi persoalan air, pertanian, dan infrastruktur. Ilmu yang beliau kembangkan diharapkan menjadi solusi nyata bagi pembangunan berkelanjutan, khususnya di daerah-daerah yang membutuhkan sentuhan teknologi dan perencanaan matang.
“Ini adalah kebanggaan kita semua. Semoga menjadi inspirasi bagi generasi muda Paitana agar terus belajar dan tidak takut bermimpi besar,” ungkap salah satu tokoh masyarakat Turatea.
Bertambahnya Guru Besar dari putra daerah menandakan bahwa Paitana bukan hanya kaya budaya dan semangat gotong royong, tetapi juga melahirkan intelektual berkualitas. Keberhasilan ini menjadi pesan kuat bahwa pendidikan adalah jalan terang menuju perubahan.
"Selamat dan sukses atas pengukuhan Guru Besar. Desa Paitana kembali mencatat sejarah."
( Mgi/Guss mahfuji )






















































