top of page
  • Gambar penuliszainal Munirang

APH TUTUP MATA,? HAK EKX TIMOR TIMUR DI LUWU TIMUR DIRAMPAS MINTA PERHATIAN PBB DAN PRESIDEN RI


LUTIM, SULSEL ~ Dalam referendum yang digelar 13 hari usai peringatan kemerdekaan Republik Indonesia, 30 Agustus 1999 di Timor Timur, sebanyak 94.388 orang atau 21,5 persen penduduk Timor Timur memilih tetap bergabung dengan Indonesia, sedangkan mayoritas 344.580 orang atau 78,5 persen warga Timor Timur memilih merdeka.


Provinsi ke-27 Indonesia itu akhirnya lepas dari Indonesia dan memperoleh status resminya sebagai Negara pada 20 Mei 2002. Mereka yang memilih tetap menjadi bagian dari Indonesia lantas berbondong-bondong melalui pemerintah Indonesia keberbagai wilayah di Indonesia termasuk di Luwu Timur,Sulawesi Selatan, Indonesia.

Nasib transmigran Warga Ekx Timor Timur di Kab. Luwu timur, Sulawesi Selatan Memprihatinkan, melalui Eks Timor- Timur Muhanmmad Juari menemui TIM PENCARI FAKTA LSM GEMPA INDONESIA membeberkan bahwa tanah yang ditempati sejak tahun 1999 sampai sekarang di alih fungsikan dari lahan perkebunan untuk transmigran menjadi lahan Pertambangan, selasa,12/07/2023.


Kami bersama transmigrasi yang lain asal Timor Timur Mulai sejak bujangan sampai punya cucu tinggal di situ Kenapa baru sekarang ada seperti ini," Kami Eks timor timur (Timur Leste-rd) bukan datang sendiri tapi kami ini didatangkan oleh pemerintah pusat melalui gubernur dan Bupati Luwu Utara pada tahun 1999/2000 di tempatkan UPT SP II Lampia Desa Harapan kecamatan Malili Kabupaten luwu utara pada waktu 1999/2000 dan sekarang sudah menjadi Kab. Luwu Timur" ucapnya.


Adapun lokasi yang ditempati berdasarkan rekomendasi,Gubernur Sulawesi Selatan, Bupati sesuai dengan SK Luwu Utara dan Drs. Budiman,M. Pd yang menjabat sebagai Kepala Dinas Nakertranssos pada waktu itu

"Kami di lokasi transmigrasi sesuai data Transmigrasi pada tahun 2000 berdasarkan Rekomendasi Bupati sesuai SK Luwu Utara No.593/230 tatapem tanggal 12 juni 2000 seluas 1774 Ha. Ia berharap Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) dan Presiden Indonesia Joko Widodo memberikan perlindungan Tutupnya.


Mgi/Akmal

Bersambung

bottom of page