top of page

Klarifikasi Resmi: Kepala MTs Tonrorita Tidak Terlibat Sebagai Pengelola MBG, Tetap Fokus pada Tugas Pendidikan

  • Gambar penulis: Ridwan Umar
    Ridwan Umar
  • 3 Mar
  • 2 menit membaca

Klarifikasi Resmi: Kepala MTs Tonrorita Tidak Terlibat Sebagai Pengelola MBG, Tetap Fokus pada Tugas Pendidikan



Gowa, – Menanggapi pemberitaan di media online, pihak terkait dengan tegas membantah kebenaran isi pemberitaan tersebut. Berita itu dinilai tidak berdasar dan merupakan tuduhan tidak benar yang mencemarkan nama baik Kepala Sekolah MTs Yapit Tonrorita.


Berikut adalah poin-poin klarifikasi berdasarkan fakta yang sebenarnya:


*Tidak Terlibat dalam Pengelolaan MBG:* Perlu diluruskan bahwa Kepala Sekolah MTs Yapit Tonrorita bukanlah pengelola program Makan Bergizi Gratis (MBG). Secara yuridis formal, namanya tidak pernah tercantum dalam struktur kepengurusan atau sebagai penanggung jawab program MBG di Kelurahan Tonrorita maupun desa-desa lain yang disebutkan dalam berita.


*Amanah Utama Tetap di Madrasah:* Yang bersangkutan senantiasa menjalankan kewajiban dan tugas pokoknya sebagai Kepala Madrasah dengan penuh tanggung jawab. Seluruh waktu dan perhatiannya dicurahkan untuk memajukan pendidikan, membina para guru, serta memastikan kegiatan belajar mengajar di MTs Yapit Tonrorita berjalan dengan baik. Tidak ada pengabaian tugas sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) dan tenaga pendidik.


*Klarifikasi Yuridis:* Dengan tidak adanya bukti keterlibatan sebagai pengelola MBG, maka tuduhan pelanggaran disiplin ASN sebagaimana diatur dalam PP Nomor 94 Tahun 2021 (seperti lalai tugas atau konflik kepentingan) adalah tidak tepat dan mengada-ada.


Untuk menguatkan fakta di atas, sejumlah guru di MTs Yapit Tonrorita juga angkat bicara membantah tuduhan tersebut. Mereka menyatakan bahwa selama ini Kepala Madrasah selalu berada di madrasah dan menjalankan tugasnya dengan baik.

_"Kami para guru setiap hari berinteraksi dengan Ibu Kepala Madrasah. Tidak pernah ada kegiatan beliau di luar madrasah yang sampai mengganggu tugas sebagai pimpinan kami. Justru beliau sangat perhatian pada kemajuan madrasah dan kesejahteraan guru. Berita itu tidak benar dan sangat mengejutkan kami."_ ungkap Jamaluddin selaku Wakamad Kurikulum.


Pernyataan tersebut didukung dengan pernyataan salah seorang Guru Mata Pelajaran Hj. Murniwati

_"Tuduhan bahwa Ibu Kepala Madrasah lebih fokus mengurus proyek MBG itu fitnah. Beliau selalu ada saat dibutuhkan, memimpin rapat, dan memastikan proses belajar-mengajar berjalan lancar. Kami siap menjadi saksi bahwa beliau tidak pernah terlibat dalam kegiatan lain yang mengabaikan tugas di madrasah."_


Suara dari kalangan siswa juga turut membela Kepala Sekolah. Ketua OSIM MTs Yapit Tonrorita, Nur Aqila, menyampaikan pernyataan tegas.


_"Kami sebagai siswa setiap hari melihat langsung kehadiran dan perhatian Ibu Kepala Sekolah di madrasah. Beliau selalu menyapa kami, memastikan kegiatan ekstrakurikuler berjalan, dan sering berdialog dengan pengurus OSIM. Tidak mungkin beliau mengabaikan tugas karena kami merasakan sendiri dedikasi beliau untuk kemajuan siswa dan madrasah. Berita itu tidak benar sama sekali."_


Pihak MTs Yapit Tonrorita dan yang bersangkutan sangat menyayangkan pemberitaan yang tidak akurat dan cenderung sensasional ini. Pemberitaan tersebut tidak hanya merugikan nama baik pribadi, tetapi juga institusi pendidikan madrasah di Kabupaten Gowa.


Kami mengimbau kepada awak media untuk lebih mengedepankan verifikasi dan konfirmasi (_cover both sides_) sebelum mempublikasikan berita yang berpotensi menjadi fitnah. Masyarakat juga diharapkan tidak mudah percaya pada informasi yang belum terbukti kebenarannya.


Hormat Kami,

Fajriani Islamiah

Humas MTs. Yapit Tonrorita


( Mgi / Red. )

 
 
bottom of page