Klarifikasi Pihak RS. Syekh Yusuf Terkait Pemberitaan Di Salah Satu Media Online Tentang Penolakan Pasien Bernama Nurhalisa
- Ridwan Umar
- 4 hari yang lalu
- 2 menit membaca

Klarifikasi Pihak RS. Syekh Yusuf Terkait Pemberitaan Di Salah Satu Media Online Tentang Penolakan Pasien Bernama Nurhalisa
Gowa, ~ Terkait adanya pemberitaan di Media online berjudul :
DPP LSM Gempa Indonesia Soroti Pelayanan RSUD Syekh Yusuf Gowa, “Jangan Sampai Pasien Melahirkan di Jalan Karena Administrasi”.
Pihak RSUD Syekh Yusuf klarifikasi persoalan yang dinilai tidak mengedepankan sisi kemanusiaan terhadap pasien ibu hamil bernama Nurhalisa.
Peristiwa tersebut terjadi pada Rabu dini hari, 13 Mei 2026 sekitar pukul 05.00 WITA. Saat itu Nurhalisa datang ke RSUD Syekh Yusuf Kabupaten Gowa dalam kondisi sakit hebat dan hendak melahirkan. Namun menurut Amiruddin, pihak rumah sakit justru lebih mengutamakan persoalan administrasi dibanding tindakan medis darurat terhadap pasien.
Pihak RS. Syekh Yusuf dalam klarifikasinya menyampaikan bahwa :
kronologi pelayanan pasien atas nama Ny.Nurhalisa 19 tahun RSUD Syekh Yusuf alamat Biringbulu Kab.Gowa .
- Pada hari Rabu Tanggal 13 mei 2026 pukul 05.30 WITA , Ibu masuk ke ugd maternal Bersama keluarga berboncengan 3 Orang memakai motor dengan keluhan nyeri perut tembus ke belakang.
- petugas segera melakukan Tindakan awal dengan melakukan pemeriksaan fisik , pengambilan sampel darah untuk laboratorium kemudian mengisi lembar penerimaan pasien (triase) , melaporkan kondisi pasien ke dokter. sehingga didaptkan diagnose inpartu G1P0A0 Gravid 27 Minggu kala 1 presentase Bokong.
- setelah kesimpulan pemeriksaan didapatkan, sementara pasien tertangani di ruangan maternal, petugas mengarahkan pihak keluarga untuk mengurus Status Opname (SO) / rekam medik dan ke laboratorium untuk mengambil hasil pemeriksaan darah.
- beberapa menit kemudian (05.50 WITA) status opname belum selesai diserahkan , tiba-tiba pihak keluarga secara meminta untuk keluar dari rsud untuk berangkat ke RS Ananda dengan alasan ada keluarga / kerabat yg bertugas di sana. petugas sudah menyarankan beberapa kali untuk tetap tinggal di rsud dan tidak ada rencana rujukan . namun pihak keluarga tetap bersikukuh secara sepihak untuk pindah/membatalkan keinginan untuk ditangani di rsud syekh Yusuf.
- seluruh hasil pemeriksaan dan penanganan awal selama di IGD Maternal tercatat dan terdokumentasi secara baik oleh petugas, menjadi bukti bahwa tidak ada penolakan maupun upaya memperlambat pelayanan Ny.Nurhalisa.
dari catatan kronologi kejadian ini , pihak manajemen RSUD Syekh Yusuf menyimpulkan :
1. Pasien atas nama ibu Ny.Nurhalisa sudah ditangani dan dilayani sesuai SOP yg berlaku , tidak ada indikasi petugas mengutamakan identitas sebelum dilayani. ini dibuktikan dengan catatan triase dan Tindakan yg telah dilakukan oleh petugas kami saat itu.
2. tidak ada unsur penolakan pasien dikarenakan pasien sementara mendapatkan Tindakan dan penanganan saat keluarga secara sepihak meminta keluar untuk pindah RS
3. kejadian ini murni akibat misskomunikasi antara keluarga ke petugas yg belum tersampaikan secara baik dan transparan
4. atas kejadian ini kami menghimbau kepada seluruh petugas untuk lebih meningkatkan kualitas komunikasi kepada seluruh masyarakat / pengunjung yg datang ke fasilitas RSUD Syekh Yusuf.
( Mgi / Red. )
Tags :


















































Komentar