top of page

Kemenag Sulsel Menggema dari Bone: HAB Jadi Panggung Persatuan 22 Kabupaten, Publik Terpukau

  • Gambar penulis: Ridwan Umar
    Ridwan Umar
  • 7 Jan
  • 2 menit membaca

Kemenag Sulsel Menggema dari Bone: HAB Jadi Panggung Persatuan 22 Kabupaten, Publik Terpukau



BONE — Kabupaten Bone menjadi episentrum perhatian Sulawesi Selatan setelah Kementerian Agama Provinsi Sulsel sukses menggelar Hari Amal Bhakti (HAB) yang dihadiri 22 Kantor Kemenag Kabupaten/Kota se-Sulsel. Kegiatan ini bukan sekadar seremonial, melainkan unjuk kekuatan persatuan, kinerja, dan wajah moderasi beragama yang selama ini digaungkan Kemenag.



Pembukaan HAB ke 80 yang berlangsung Rabu, 7 Januari 2026 hingga 9 Januari 2026, diawali dengan Gerak Jalan Kerukunan, sebuah simbol kuat bahwa Kemenag hadir bukan hanya mengurusi administrasi keagamaan, tetapi menjaga harmoni sosial lintas daerah dan golongan. Ribuan peserta memadati jalur kegiatan, menjadikan Bone lautan semangat kebersamaan.



Yang membuat acara ini naik kelas dan naik daun, adalah kehadiran 22 Kemenag Kabupaten/Kota se-Sulsel secara penuh. Ini menegaskan bahwa Kemenag Sulsel solid, kompak, dan satu komando, sekaligus membantah anggapan bahwa koordinasi antarwilayah berjalan lambat. Dari Parepare hingga Selayar, dari Toraja hingga Jeneponto, semua menyatu di Bone.





Tak berhenti di seremoni, HAB diisi dengan kompetisi olahraga antar-kabupaten, serta lomba-lomba bernuansa keluarga dan keagamaan seperti Tepuk Sakinah, yang sarat nilai edukatif dan kekompakan. Kegiatan ini menjadi bukti bahwa Kemenag mampu mengemas agenda keagamaan secara modern, atraktif, dan membumi.



Puncak acara sekaligus penutupan dan pengumuman hasil lomba dijadwalkan pada 9 Januari 2026, yang diprediksi menjadi klimaks kebanggaan seluruh peserta. HAB kali ini bukan hanya melahirkan juara lomba, tetapi melahirkan kepercayaan publik terhadap Kemenag sebagai institusi yang hidup, bekerja, dan dirasakan manfaatnya.



Pesan yang sampai ke publik jelas:

Kemenag Sulsel tidak diam di balik meja. Mereka bergerak, menyapa, dan menyatukan.


Dengan suksesnya HAB di Kabupaten Bone, nama Kemenag Sulsel kian berkibar, bukan karena pencitraan kosong, tetapi karena kerja nyata, kebersamaan, dan keberanian tampil di tengah masyarakat. Bone menjadi saksi: Kemenag Sulsel sedang naik daun — dan layak diapresiasi.



( Mgi/Guss mahfuji )


 
 
bottom of page