top of page

Tim Investigasi LSM Gempa Indonesia Kawal Ketat Pengaspalan Jalan Pannyawakkang–Bangkala, Masyarakat Desa Taring Turut Berpartisipasi

  • Gambar penulis: Ridwan Umar
    Ridwan Umar
  • 10 Nov 2025
  • 2 menit membaca

Tim Investigasi LSM Gempa Indonesia Kawal Ketat Pengaspalan Jalan Pannyawakkang–Bangkala, Masyarakat Desa Taring Turut Berpartisipasi



Gowa, — Tim Investigasi LSM Gempa Indonesia DPD II Jeneponto yang dipimpin oleh Reski Saputra bersama Kepala Desa Taring, Abd. Azis Kadir, turun langsung ke lapangan untuk melakukan pengawasan proyek pengaspalan jalan yang menghubungkan Pannyawakkang–Bangkala–Dusun Sa’ro, Desa Taring, Kabupaten Gowa.



Kegiatan pengawasan ini dilakukan sebagai bentuk komitmen lembaga dalam memastikan transparansi, kualitas, dan akuntabilitas pelaksanaan proyek infrastruktur yang dibiayai oleh anggaran pemerintah.



Dalam pemantauan tersebut, Tim LSM Gempa Indonesia bersama pemerintah desa menyoroti setiap tahapan pekerjaan, mulai dari ketebalan aspal, kualitas material, hingga aspek keselamatan kerja.

Menariknya, pengawasan ini turut melibatkan partisipasi aktif masyarakat Desa Taring yang mendukung penuh upaya kolaboratif antara pemerintah desa dan lembaga masyarakat dalam menjaga mutu pembangunan daerah.



Warga menilai keterlibatan langsung LSM dan aparat desa menjadi bentuk nyata sinergi pengawasan sosial untuk pembangunan yang berkeadilan dan berkelanjutan.



Ketua Tim Investigasi, Reski Saputra, menegaskan bahwa kehadiran LSM Gempa Indonesia bukan untuk menghambat jalannya pembangunan, melainkan untuk memastikan agar proyek yang dijalankan benar-benar bermanfaat dan sesuai dengan standar mutu yang telah ditetapkan.



“Kami ingin memastikan tidak ada penyimpangan, agar hasil pembangunan ini bisa dinikmati masyarakat dalam jangka panjang,” ujar Reski dengan tegas.



Sementara itu, Kepala Desa Taring, Abd. Azis Kadir, menyampaikan apresiasi kepada LSM Gempa Indonesia atas kepeduliannya terhadap pembangunan di wilayahnya. Ia berharap sinergi positif ini terus berlanjut untuk menjaga transparansi dan kepercayaan publik terhadap pelaksanaan proyek di desa.



“Kami sangat terbuka terhadap pengawasan. Justru dengan adanya kerja sama seperti ini, pembangunan bisa berjalan sesuai harapan masyarakat,” tutur Kades Taring.



Pengawasan proyek pengaspalan ini diharapkan menjadi contoh baik bagi daerah lain dalam menerapkan prinsip gotong royong dan kontrol sosial bersama demi terciptanya pembangunan yang bersih, berkualitas, dan berpihak kepada rakyat.


Laporan: Reski Saputra

DPD II Jeneponto – LSM Gempa Indonesia.


(MGI / Mahfuji)


 
 
bottom of page