Proyek Cetak Sawah Rakyat Di Kabupaten Mamasa Sulbar Terkendala Medan Berat
- Ridwan Umar
- 49 menit yang lalu
- 2 menit membaca

Foto. : Kamandan Kodim 1428/Mamasa
Letkol Arh Edwin Hermawan
Proyek Cetak Sawah Rakyat Di Kabupaten Mamasa Terkendala Medan Berat
Mamasa – Program cetak sawah rakyat yang tengah dilaksanakan di Kabupaten Mamasa, Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar), dilaporkan menghadapi sejumlah kendala di lapangan. Salah satu hambatan utama adalah kondisi geografis wilayah yang cukup berat dan berbukit, sehingga menyulitkan proses pengerjaan di beberapa titik lokasi.
Program cetak sawah ini merupakan upaya pemerintah dalam meningkatkan ketahanan pangan serta membuka lahan pertanian baru bagi masyarakat, khususnya di wilayah pegunungan seperti Mamasa. Namun dalam pelaksanaannya, para pekerja dan pihak yang terlibat di lapangan harus menghadapi medan yang curam, akses jalan yang terbatas, serta kondisi tanah yang cukup keras.
Beberapa lokasi proyek bahkan hanya dapat dijangkau menggunakan kendaraan khusus maupun berjalan kaki, sehingga distribusi alat dan material sering kali mengalami keterlambatan. Kondisi ini membuat progres pekerjaan berjalan lebih lambat dibandingkan dengan daerah yang memiliki akses lebih mudah.

Komandan Kodim 1428/Mamasa
Letkol Arh Edwin Hermawan. menyampaikan
Dandim 1428/Mamasa, turut memberikan tanggapan terkait kendala yang dihadapi dalam program cetak sawah tersebut. Ia menjelaskan bahwa pihak TNI melalui Kodim 1428/Mamasa tetap berkomitmen membantu pemerintah dalam menyukseskan program ketahanan pangan nasional.
“Memang kondisi geografis Mamasa cukup menantang. Banyak lokasi yang berada di daerah perbukitan dengan akses terbatas. Namun demikian, kami bersama pemerintah daerah dan masyarakat tetap berupaya semaksimal mungkin agar program cetak sawah ini dapat berjalan dengan baik,” ujar
Komandan Kodim 1428 Mamasa.
BACA JUGA. :

Ia juga menambahkan bahwa keterlibatan TNI dalam program ini tidak hanya sebatas pendampingan, tetapi juga membantu percepatan pekerjaan di lapangan bersama masyarakat setempat.
“Kami berharap masyarakat juga ikut mendukung program ini, karena tujuan utamanya adalah untuk meningkatkan kesejahteraan petani serta memperkuat ketahanan pangan di daerah,” tambahnya.
Masyarakat setempat menyambut baik program cetak sawah tersebut karena dinilai dapat membuka peluang baru bagi peningkatan produksi pertanian. Meski demikian, mereka berharap pemerintah dapat memberikan dukungan tambahan, khususnya terkait infrastruktur akses jalan menuju lokasi lahan agar proses pengerjaan dapat berjalan lebih lancar.

Namun demikian program CSR ini dalam pengelolaan nya tidak semua daerah lokasi nya sama, Artinya Lokasi CSR di Daerah Dataran Rendah beda yang ada di pegunungan. di kab mamasa dari 17 Kecamatan,Hanya 2 Kecamatan yang mendapatkan program Cetak sawah Rakyat Yakni kecamatan Mamasa Dan kecamatan Tandukalua. 2 Kecamatan mamasa dan Tandukkalua hanya 7 Desa yang mendapatkan lokasi CSR.
Pada Kecamatan Mamasa diperuntukkan untuk 3 Desa Dan Kec Tandukkalua 4 Desa yang sampai saat ini berlangsung di kerjakan Oleh Kodim 1428 Mamasa.
Dengan adanya sinergi antara pemerintah, TNI, dan masyarakat, diharapkan program cetak sawah rakyat di Kabupaten Mamasa tetap dapat berjalan meskipun menghadapi berbagai tantangan medan di lapangan.
( Mgi / Darman A. )
Tags : #Kodim1428Mamasa #pemdamamasa

















































