• Redaksi Media Gempa

Perekrutan Panwaslu Untuk Setiap Kecamatan Di Takalar Dinilai Tidak Transparansi


Sumber foto: Upeks.

MEDIAGEMPAINDONESIA.COM, Takalar - Perekrutan Panwas Kecamatan yang di selenggarakan oleh Bawaslu Kabupaten Takalar menjadi sorotan terkhusus yang ikut seleksi.


Pasalnya seleksi perekrutan dengan sistem CAT yang bertempat di SMAN 3 Takalar dan SMKN 3 yang hasilnya sudah di umumkan dan mengundang banyak tanda tanya dan tidak transparansi.


Hal ini di tuturkan salah seorang pendaftar yang namanya tak mau di sebut.Bahwa perekrutan panwaslu kecamatan oleh Bawaslu ini tidak transparansi kemudian menimbulkan indikasi adanya permainan yang di duga menimbulkan keganjilan.


“Jadi perekrutan panwascam oleh Bawaslu di kabupaten Takalar yang pertama tidak adanya ke transparansinya terkait perolehan nilai para peserta tes yang seyogyanya di tampilkan di layar setelah selesai tes yang kedua di tundanya pengumuman ini jelas perpeluang ada permainan yang kemudian kami duga ada kucurangan di Bawaslu Kabupaten ” ujarnya.

Lanjut, dalam waktu dekat ini akan melakukan aksi di Bawaslu provinsi serta melayangkan aduan ke dewan kehormatan pengawas pemilu untuk meminta mengavaluasi kinerja Bawaslu Kabupaten Takalar.


Sementara di tempat terpisah Nellyati makkarumba pimpinan Bawaslu Kabupaten Takalar saat di konfirmasi Rabu(19/10) mengatakan bahwa terkait perekrutan panwaslu kecamatan kami di kabupaten hanya mengumumkan hasil dari Bawaslu provinsi.


“Kami sangat berterima kasih atas seluruh pihak yang telah melakukan kontrol terhadap seleksi panwascam dikabupaten takalar, kontrol dari semua orang ini tentu kami sangat merespon positif agar yang lahir dari proses rekruitmen adalah penyelenggara yang berintegritas”terangnya.

Dikatakan kembali Nellyati terkait proses ini disinyalir curang saya fikir itu tidak benar karena nilai hasil SOCRATIVE ini langsung dilihat oleh peserta, dan kami di kabupaten mendapat hasil 6 besar dari provinsi dan kami hanya mengumumkan hasil tersebut.


(jufri Beta)

27 tampilan0 komentar