top of page

Langkah Penting Menjaga Demokrasi : Dengan Cara Pengawasan Ketat terhadap Oknum Kepala Desa dalam Pilkada Kabupaten Gowa.

  • Gambar penulis: Redaksi Media Gempa
    Redaksi Media Gempa
  • 14 Sep 2024
  • 2 menit membaca

MEDIAGEMPAINDONESIA.COM. GOWA - Kabupaten Gowa adalah salah satu wilayah di Sulawesi Selatan, yang kini bersiap untuk melaksanakan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) dan akan menentukan masa depan kepemimpinan daerah ini. Namun, di tengah persiapan yang matang, muncul kekhawatiran terkait adanya oknum kepala desa (kades) yang diduga memanfaatkan jabatan mereka untuk mempengaruhi jalannya Pilkada. Isu ini menjadi perhatian serius, mengingat pentingnya menjaga integritas demokrasi dan mencegah terjadinya pelanggaran yang dapat merugikan masyarakat luas.


Kepala desa memiliki peran strategis di tingkat pemerintahan desa, sehingga mereka sering kali dianggap memiliki pengaruh yang besar terhadap warganya. Dengan wewenang tersebut, ada kekhawatiran bahwa oknum-oknum tertentu mungkin memanfaatkan posisi mereka untuk mendukung calon tertentu, baik melalui kampanye terselubung, manipulasi data pemilih, atau tindakan lainnya yang melanggar etika demokrasi.


Kasus-kasus semacam ini bukan hanya merusak kepercayaan publik terhadap proses demokrasi, tetapi juga berpotensi menciptakan ketegangan di masyarakat. Oleh karena itu, pengawasan terhadap tindakan kepala desa selama masa Pilkada harus diperketat. Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) dan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Gowa diharapkan melakukan langkah-langkah tegas dalam mengawasi perilaku kepala desa yang dicurigai terlibat dalam politik praktis.


Pengawasan yang lebih ketat serta pelaporan dari masyarakat terkait dugaan pelanggaran ini sangat diperlukan. Selain itu, penegakan hukum harus dijalankan secara tegas terhadap oknum kepala desa yang terbukti melakukan pelanggaran. Hal ini penting untuk menjaga keadilan dan mencegah terjadinya konflik di tengah masyarakat.


Sebagai salah satu upaya pencegahan, partisipasi aktif masyarakat dalam melaporkan dugaan pelanggaran juga sangat diharapkan. Transparansi dan akuntabilitas dalam proses Pilkada akan memastikan bahwa pemimpin yang terpilih benar-benar merupakan pilihan rakyat, bukan hasil dari manipulasi atau intervensi pihak-pihak tertentu.


Ketua DPD Lsm Gempa Indonesia Amiruddin SH Kareng Tinggi akan memberikan pengawasan ketat dalam pilkada di Gowa dan memberikan edukasi kepada kepala desa dan lurah agar tetap netral karena apabila terjadi keberpihakan maka tidak segan segan Lsm Gempa Indonesia melakukan pelaporan kepada yang berwenang,dan kepala desa dan lurah diharap agar tidak mengintervensi masyarakat karena itu adalah pelanggaran hukum.


Pilkada Kabupaten Gowa merupakan momentum penting dalam menentukan arah pembangunan dan kesejahteraan masyarakat ke depan. Oleh karena itu, semua pihak, termasuk aparat pemerintahan desa, harus menjaga netralitas dan menjalankan tugas dengan penuh integritas demi terwujudnya demokrasi yang sehat dan berkeadilan.


(Mgi/Ridwan Umar)

 
 
bottom of page