top of page

DPP LSM Gempa Indonesia Apresiasi Program 100 Hari Kerja Sitti Husnia Talenrang , Tamparan Terhadap Mantan Bupati Gowa.

  • Gambar penulis: Ridwan Umar
    Ridwan Umar
  • 23 Apr
  • 2 menit membaca
ree

Ketua DPP Lsm Gempa Indonesia Apresiasi Program 100 Hari Kerja Sitti Husnia Talenrang




Gowa – Ketua DPP LSM Gempa Indonesia, Amiruddin SH Karaeng Tinggi, melontarkan pernyataan tajam yang menjadi tamparan keras terhadap kepemimpinan masa lalu di Kabupaten Gowa, khususnya mantan Bupati Gowa. Dalam pernyataannya, Amiruddin menyoroti secara kontras program 100 hari kerja Bupati Gowa saat ini, Sitti Husnia Talenrang, yang dinilai memberikan gebrakan nyata dalam penanganan isu-isu strategis seperti stunting dan kemiskinan ekstrem.



Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kabupaten Gowa Tahun 2025 mengangkat tema sentral “Gowa Maju, Kolaborasi Atasi Stunting”, menjadi bukti kuat keseriusan Pemerintah Kabupaten Gowa dalam mengubah wajah kesejahteraan masyarakat.



Program-program unggulan seperti Gowa Sehat, Gowa Sejahtera, dan Gowa Bersama Secara Optimal menjadi instrumen utama dalam menurunkan tingkat kemiskinan dan stunting yang tersebar di 18 kecamatan.



"Ini bukan hanya seremoni tahunan, tapi strategi nyata. Gowa tidak lagi sekadar bicara rencana, tapi telah masuk pada aksi konkret. Ini tamparan bagi masa lalu yang gagal menyentuh akar persoalan masyarakat," tegas Amiruddin.



Ia menekankan pentingnya peran seluruh elemen, terutama SKPD sebagai orang tua asuh bagi keluarga-keluarga miskin ekstrem dan anak-anak penderita stunting. Kolaborasi lintas sektor menjadi kunci dalam mengatasi persoalan yang selama ini mengancam kualitas hidup masyarakat Gowa.



Musrenbang tahun ini dinilai Amiruddin sebagai momentum strategis untuk menyusun rencana aksi yang terukur dan berdampak langsung, serta memastikan bahwa setiap rupiah anggaran memberikan nilai manfaat nyata bagi masyarakat bawah.



"Langkah-langkah Bupati Sitti Husnia Talenrang layak diapresiasi. Ini arah baru bagi Gowa, arah yang menempatkan kesejahteraan rakyat sebagai prioritas utama".



Amiruddin berharap semua itu agar terwujud jangan hanya seperti pemerintahan masa lalu banyak penghargaan diperoleh ternyata tersebar dari 18 Kecamatan Se-kabupaten Gowa terdapat masyarakat miskin ekstrim dan stunting sehingga seluruh SKPD jadi orang tua asuh tutupnya.


(Mgi/Redaksi)

 
 
bottom of page