top of page

PPA Garda Terdepan Pengairan, Pemerintah Didorong Beri Perhatian Serius terhadap Nasib Penjaga Pintu Air

  • Gambar penulis: Ridwan Umar
    Ridwan Umar
  • 19 jam yang lalu
  • 2 menit membaca

PPA Garda Terdepan Pengairan, Pemerintah Didorong Beri Perhatian Serius terhadap Nasib Penjaga Pintu Air



JENEPONTO, SULAWESI SELATAN — Di balik keberlangsungan sistem pengairan yang menopang kehidupan masyarakat, terdapat para Penjaga Pintu Air (PPA) yang bekerja di garis terdepan mengatur distribusi air, baik pada musim penghujan maupun musim kemarau.

Namun, keberadaan dan peran strategis PPA dinilai belum sepenuhnya mendapatkan perhatian yang sebanding dengan tanggung jawab yang mereka emban.



Padahal, para penjaga pintu air merupakan bagian penting dalam memastikan tata kelola pengairan berjalan sebagaimana mestinya.



Di wilayah Sulawesi Selatan, khususnya pada jaringan pengairan yang berada dalam naungan Pompengan dan Sungai Kelara, Kabupaten Jeneponto, peran PPA menjadi semakin penting. Mereka tidak hanya menjalankan tugas teknis membuka dan menutup pintu air, tetapi juga ikut menentukan kelancaran distribusi air kepada masyarakat yang menggantungkan kebutuhan pertanian pada sistem irigasi.



Terlebih ketika kondisi cuaca memasuki periode panjang tanpa curah hujan yang memadai, keberadaan pengelola dan penjaga jaringan pengairan menjadi semakin vital. Setiap pengaturan debit air membutuhkan ketelitian, tanggung jawab, serta pemahaman terhadap kondisi lapangan.



PPA Jangan Hanya Dipandang Sebagai Pelengkap.


Pemerintah, khususnya pemerintah pusat dan instansi yang membidangi pengelolaan sumber daya air, diharapkan memberikan perhatian khusus terhadap keberadaan PPA di seluruh Indonesia.



Pengangkatan dan penataan status PPA kiranya dapat menjadi bagian dari kebijakan pemerintah yang lebih berkeadilan, sebagaimana perhatian dan kebijakan terhadap tenaga pada instansi lainnya yang memiliki tugas pelayanan publik.



Sebab, apabila tanggung jawab yang diberikan besar sementara kepastian status, kesejahteraan, dan penghargaan terhadap tugas mereka belum sebanding, maka terdapat persoalan yang patut menjadi bahan evaluasi bersama.



PPA berada di lapangan dan berhadapan langsung dengan persoalan pengairan. Mereka mengetahui kondisi pintu air, saluran irigasi, debit air, hingga kebutuhan masyarakat pengguna air.

Karena itu, PPA semestinya ditempatkan sebagai bagian penting dalam sistem pengelolaan sumber daya air, bukan sekadar tenaga pendukung.



Menanti Kepekaan Kebijakan Pemerintah

Harapan kepada pemerintah bukan semata-mata persoalan pengangkatan, tetapi juga menyangkut penghargaan terhadap pengabdian dan tanggung jawab para PPA yang selama ini berada di garis depan pelayanan pengairan.



Pemerintah pusat diharapkan dapat melakukan pendataan, evaluasi, serta penyusunan kebijakan yang memberikan ruang lebih jelas bagi PPA yang telah lama mengabdi di berbagai daerah, termasuk di Sulawesi Selatan dan Kabupaten Jeneponto.



Kebijakan yang berpihak kepada PPA bukan hanya bentuk penghargaan kepada individu, melainkan investasi terhadap keberlangsungan tata kelola pengairan nasional.



Sebab, ketika air menjadi penentu keberlangsungan pertanian dan kehidupan masyarakat, maka orang-orang yang berada di balik pengaturan alirannya juga patut memperoleh perhatian yang layak.

Kini yang dinanti bukan sekadar janji, melainkan kepekaan pemerintah untuk melihat PPA sebagai garda terdepan pengairan yang memiliki peran strategis bagi masyarakat dan ketahanan pangan nasional.



(MgI/ Gus mahfuji)

 
 
 

Komentar

Dinilai 0 dari 5 bintang.
Belum ada penilaian

Tambahkan penilaian*
bottom of page