Viral! Dugaan Ada Konten Sensitif: Jurnalis Zaenal Abidin Desak Bupati Gowa Klarifikasi Soal Skandal
- Ridwan Umar
- 5 jam yang lalu
- 3 menit membaca

Viral! Dugaan Ada Konten Sensitif: Jurnalis Zaenal Abidin Desak Bupati Gowa Klarifikasi Soal Skandal
Gowa, Sulsel -- Situasi politik dan sosial di Kabupaten Gowa kembali memanas setelah pernyataan keras dilontarkan Pimpinan Redaksi Faktual Net, Zaenal Abidin Daeng Rate, di tengah aksi demonstrasi yang berlangsung pada Kamis, 23 April 2026, di depan kantor DPRD Kabupaten Gowa yang mengatakan Video Asusila yang sensitif berdurasi lumayan dengan gaya Tue-tue 01 Gowa memalukan.
Dalam video berdurasi sekitar 2 menit 44 detik, Zaenal Abidin Daeng Rate terdengar mendesak agar Bupati Gowa Husniah Talenrang segera memberikan klarifikasi langsung kepada masyarakat terkait isu dugaan skandal asusila yang menyeret namanya dan Basri Kajang alias Ombas alias Karaeng Bayo.
“Bupati itu harus muncul bersama Ombas atau Karaeng Bayo, saya tuntut juga suami Bupati Gowa Haerul Aco untuk tampil klarifikasi. Kalau tidak mau tampil, maka kita akan paksa tampilkan video itu. Ini baru gelombang kedua, akan ada gelombang yang lebih besar lagi,” tegas Zaenal Abidin di hadapan massa aksi.
BACA JUGA :

Pernyataan tersebut menuai reaksi keras dari Ketua DPP LSM Gempa Indonesia, yang menilai bahwa jika benar terdapat rekaman video yang disebut-sebut sensitif tersebut, maka seharusnya dilaporkan kepada aparat penegak hukum, jangan dijadikan konsumsi publik di tengah aksi demonstrasi.
Ketua DPP LSM Gempa Indonesia mendesak Zaenal Abidin Daeng Rate agar segera melaporkan dugaan video asusila itu kepada aparat hukum, sebab materi yang disebutkan mengandung unsur pornografi, pelanggaran etika, norma agama, norma sosial serta berpotensi menimbulkan kegaduhan publik.
“Video yang dimaksud yang menurutnya durasinya lumayan lama itu adalah alat bukti yang harus dibawa ke aparat penegak hukum.

Jangan hanya dijadikan narasi di tengah aksi, karena ini bisa mempermalukan daerah dan menimbulkan keresahan di masyarakat,” tegas Ketua DPP LSM Gempa Indonesia.
Menurutnya, pernyataan yang disampaikan secara terbuka oleh Zaenal Abidin mengenai dugaan video asusila yang sangat sensitif antara Bupati Gowa dan sopirnya telah menimbulkan keguncangan sosial di tengah masyarakat Kabupaten Gowa yang dikenal menjunjung tinggi nilai adat, budaya, dan norma agama.
Dalam pernyataannya, Zaenal bahkan mengaku memiliki beberapa potongan video yang menurutnya memperlihatkan adegan sensitif, dan menyebut bahwa video tersebut bukanlah hoaks.

“Ini bukan hoax. Kalau hoax, silakan laporkan saya,” ujar Zaenal Abidin didepan kantor DPRD GOWA.
Bagi Ketua DPP LSM Gempa Indonesia menilai, pernyataan tersebut bukan hanya memancing opini publik, tetapi juga dapat berpotensi menjadi tekanan sosial dan politik apabila tidak dibuktikan secara hukum.
Ia juga mempertanyakan alasan pihak-pihak yang disebut dalam tudingan itu, termasuk Bupati Gowa Husniah Talenrang, suaminya Haerul Aco, maupun pihak lain yang dikaitkan, belum mengambil langkah hukum jika memang informasi tersebut tidak benar.
“Kalau benar ini hoaks, kenapa tidak segera dilaporkan? Sebaliknya, jika benar ada video itu, maka harus diproses hukum. Jangan sampai isu ini dijadikan alat tekanan politik atau bahkan ajang bisnis atau mengarah ke unsur pemerasan " lanjutnya .
Ketua DPP LSM Gempa Indonesia menilai, polemik ini telah mencoreng nama baik Kabupaten Gowa sebagai daerah yang selama ini dikenal kuat menjaga marwah budaya dan kehormatan adat.

Karena itu, ia meminta aparat penegak hukum, Kementerian Dalam Negeri, Gubernur Sulawesi Selatan, DPR RI,Tokoh Agama ,Ulama, hingga lembaga adat Kerajaan Gowa untuk tidak tinggal diam dan segera mengambil langkah agar isu ini tidak terus berkembang liar di ruang publik.
Menurutnya, jika dugaan tersebut benar maka harus diproses secara hukum dan etik, namun jika tidak terbukti maka pihak yang menyebarkan tudingan juga harus bertanggung jawab di hadapan hukum.

“Rakyat Gowa butuh kepastian, bukan ancaman atau isu liar. Jangan biarkan marwah daerah rusak karena isu Bupati Gowa selingkuh dengan sopirnya dan Video Asusila yang Zaenal katakan Gaya Tue-Tue berdurasi lumayan ” pungkas Ketua DPP LSM Gempa Indonesia.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada klarifikasi resmi dari pihak Bupati Gowa Husniah Talenrang, suaminya Haerul Aco, maupun pihak yang disebut dalam pernyataan Zaenal Abidin Daeng Rate tutupnya.
(Mgi/Ridwan Djaga)

















































