top of page

DPP LSM Gempa Indonesia Tanggapi Pemberitaan Bomwaktu TV Channel , Terkait Dugaan Motif Politik Isu Negatif Bupati Gowa

  • Gambar penulis: Ridwan Umar
    Ridwan Umar
  • 2 jam yang lalu
  • 2 menit membaca

Ketua DPP LSM Gempa Indonesia Tanggapi Pemberitaan Bomwaktu TV Channel ,Terkait Dugaan Motif Politik Isu Negatif Bupati Gowa



GOWA – Pemberitaan media online Bomwaktu TV Channel yang menyebut sejumlah isu negatif yang belakangan beredar dan menyasar Bupati Gowa, Husniah Talenrang, diduga bermuatan politik, mendapat tanggapan dari Ketua DPP LSM Gempa Indonesia, Amiruddin SH, yang akrab disapa Karaeng Tinggi.



Dalam pemberitaan tersebut, Bomwaktu TV Channel mengutip pernyataan sejumlah warga yang enggan disebut identitasnya, yang menilai bahwa berbagai isu negatif terhadap Bupati Gowa tidak terlepas dari dinamika politik lokal pasca kontestasi kepemimpinan daerah.



Salah seorang warga bahkan menyebut adanya dugaan upaya pihak tertentu untuk mengganggu stabilitas pemerintahan Kabupaten Gowa.



“Kami menduga ada upaya-upaya yang tidak sehat dalam dinamika politik saat ini,” ujar salah seorang warga sebagaimana dikutip media tersebut.


BACA JUGA :








Menanggapi hal itu, Ketua DPP LSM Gempa Indonesia menyatakan bahwa sebagian isi pemberitaan tersebut memang ada benarnya, terutama mengenai adanya isu dugaan perselingkuhan Bupati Gowa yang telah beredar luas di tengah masyarakat.

Namun demikian, Amiruddin menilai bahwa narasi yang dibangun oleh media Bomwaktu TV Channel justru berpotensi memperkeruh suasana dan dapat menimbulkan tafsir baru di tengah masyarakat.



Menurutnya, apabila memang terdapat isu yang dianggap mencemarkan nama baik kepala daerah, maka langkah yang tepat bukanlah melalui pemberitaan tandingan yang bersifat spekulatif, melainkan melalui jalur hukum agar persoalan menjadi terang dan tidak menimbulkan polemik berkepanjangan.





“Kami selaku kontrol sosial hanya ingin meluruskan isu dugaan perselingkuhan yang sebelumnya telah diedarkan oleh salah satu media online. Jika isu itu tidak benar, maka sebaiknya Bupati Gowa segera melaporkan media yang menyebarkan tuduhan tersebut demi menjaga nama baik pribadi beliau dan nama baik Kabupaten Gowa,” tegas Amiruddin.



Amiruddin menambahkan bahwa pihaknya tidak memiliki kepentingan politik dalam menyikapi isu tersebut. LSM Gempa Indonesia, kata dia, hanya menjalankan fungsi sosial sebagai pengawas dan penyeimbang informasi yang berkembang di masyarakat.



Ia juga menilai pemberitaan Bomwaktu TV Channel yang menggiring opini adanya konspirasi politik tanpa disertai bukti yang jelas, justru dapat memperkeruh situasi sosial dan menyesatkan opini publik.





“Media seharusnya mendorong penyelesaian melalui mekanisme hukum, bukan membuat berita tandingan yang justru memancing spekulasi baru. Ini bisa menyesatkan rakyat Gowa,” lanjutnya.



Lebih jauh, Ketua DPP LSM Gempa Indonesia menegaskan bahwa masyarakat membutuhkan kejelasan atas isu-isu yang berkembang, terutama bila menyangkut nama baik kepala daerah dan stabilitas pemerintahan



Ia menilai bahwa klarifikasi resmi dan langkah hukum jauh lebih penting dibanding membangun narasi bahwa isu tersebut semata-mata bermotif politik tanpa pembuktian yang sah.





Sebelumnya, media Bomwaktu memberitakan bahwa hingga saat ini belum ada bukti yang dapat mengonfirmasi dugaan adanya konspirasi politik di balik penyebaran isu negatif terhadap Bupati Gowa, termasuk dugaan keterlibatan pihak tertentu yang disebut sebagai “Mr. X”.



Meski demikian, Amiruddin berpendapat bahwa fokus utama seharusnya adalah mengungkap kebenaran informasi yang telah terlanjur beredar, agar tidak menimbulkan keresahan dan perpecahan di tengah masyarakat Kabupaten Gowa.



“Kalau memang ingin menjaga kondusifitas daerah, maka semua pihak harus mendorong pembuktian kebenaran, bukan menggiring opini yang belum tentu benar,” tutupnya.


(Mgi / Redaksi.)


 
 
bottom of page