top of page

Serda (Mar) Muh. Iqram Ramadhana Jadi Bukti Nyata Generasi Muda Jeneponto Mampu Menembus Batas dan Mengabdi Pada Negara.

Gambar penulis: Ridwan Umar
Ridwan Umar
15 menit yang lalu
2 menit membaca

Serda (Mar) Muh. Iqram Ramadhana Jadi Bukti Nyata Generasi Muda Jeneponto Mampu Menembus Batas dan Mengabdi Pada Negara.



JENEPONTO — Keberhasilan melangkah ke jenjang karir militer yang cemerlang kembali diukir oleh putra daerah Sulawesi Selatan. Serda (Mar) Muh. Iqram Ramadhana, pemuda asal Desa Paitana, Kecamatan Turatea, Kabupaten Jeneponto, resmi menorehkan kebanggaan bagi keluarga dan daerahnya setelah mengabdikan diri sebagai prajurit Korps Marinir TNI Angkatan Laut.



Sebagai anak pertama dari lima bersaudara — yang akrab dijuluki Pandawa Lima — pasangan Mohammad Irfhan. K, S.Pd., dan Jumrah, S.Kep., Ns., Iqram menunjukkan bahwa latar belakang kedisiplinan dan dedikasi orang tua yang berprofesi di bidang pendidikan serta kesehatan menjadi fondasi kuat dalam membentuk karakter seorang prajurit sejati.



Menginspirasi Generasi Muda: Dari Daerah Menuju Pengabdian Nasional

Keberhasilan prajurit alumni Dikmaba 46/2 dan Cako 181 ini tidak hanya menjadi kebanggaan keluarga, tetapi juga menjadi bukti nyata bahwa setiap anak bangsa dari pelosok daerah memiliki peluang yang sama untuk meraih cita-cita tertinggi.



Melalui kerja keras, kelulusan, dan integritas yang tinggi, pengabdian sebagai prajurit Jalasena dan Hantu Laut Korps Marinir kini terbuka lebar bagi siapa saja yang memiliki keteguhan hati.


Langkah Serda (Mar) Muh. Iqram Ramadhana diharapkan menjadi pemantik semangat dan pendorong intelektual bagi para orang tua serta generasi muda di Kabupaten Jeneponto dan seluruh Indonesia.


Mengabdi melalui Tentara Nasional Indonesia (TNI), baik Angkatan Laut, Angkatan Darat, maupun Angkatan Udara, merupakan salah satu wujud pengabdian terbaik dalam menjaga kedaulatan serta keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Mendorong Minat Masyarakat:



Pengabdian menjadi prajurit TNI bukan sekadar profesi, melainkan panggilan jiwa yang menawarkan berbagai mnilai positif bagi pembangunan karakter generasi penerus:


Pembentukan Karakter dan Kedisiplinan: Menjadi prajurit menempa ketahanan fisik, mental, kepemimpinan, dan rasa tanggung jawab sosial yang tinggi.


Jaminan Karir dan Pendidikan:


Negara menyediakan jenjang karir yang jelas serta kesempatan pengembangan kapasitas intelektual dan ketrampilan teknis.

Kebanggaan Jiwa Karsa: Berdiri di garda terdepan membela bangsa dan negara adalah kehormatan tertinggi bagi seorang warga negara.



"Keberhasilan seorang anak menembus batas mimpi adalah bukti dari doa orang tua dan kerja keras tanpa henti. Mari jadikan prestasi ini sebagai dorongan bagi para orang tua untuk mendukung putra-putrinya mengabdi kepada bangsa dan negara melalui TNI."


Semoga pencapaian Serda (Mar) Muh. Iqram Ramadhana menjadi sumber inspirasi bagi ribuan anak bangsa lainnya untuk tidak ragu melangkah, berkarya, dan mendedikasikan diri demi kejayaan Indonesia di masa depan.


( MGI/ Guss Mahfuji )

 
 
 

Komentar

Dinilai 0 dari 5 bintang.
Belum ada penilaian

Tambahkan penilaian*
bottom of page