Kyai Miftachul Akchyar : Rais Aam PBNU Ambil Alih Kepemimpinan Pasca Pemberhentian Gus Yahya Cholil Staquf
- Ridwan Umar
- 4 hari yang lalu
- 1 menit membaca

Kyai Miftachul Akchyar : Rais Aam PBNU Ambil Alih Kepemimpinan Pasca Pemberhentian Gus Yahya Cholil Staquf
Jakarta, ~ Rais Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH. Miftachul Akhyar, resmi ditunjuk sebagai pimpinan PBNU, mengambil alih kepemimpinan setelah KH. Yahya Cholil Staquf diberhentikan berdasarkan Keputusan Rapat Harian Syuriah PBNU per 25 November 2025.
Surat edaran tersebut menyatakan bahwa selama masa kekosongan jabatan Ketua Umum, kepemimpinan PBNU sepenuhnya berada di tangan Rais Aam sebagai Pimpinan Tertinggi Nahdlatul Ulama, sambil menunggu Rapat Pleno untuk menentukan pimpinan definitif.
Kiai Miftah, yang karib disapa Kiai Miftah, adalah ulama kharismatik asal Jawa Timur dan Pengasuh Pondok Pesantren Miftachus Sunnah Surabaya. Genealogi keilmuannya tidak diragukan, tercatat pernah nyantri di PP. Tambak Beras, PP. Sidogiri, PP. Lasem, serta menantu Syekh Masduki Lasem.
Di struktural NU, beliau pernah menjabat Rais Syuriyah PCNU Surabaya dan PWNU Jawa Timur, hingga menjadi Pj. Rais Aam pada tahun 2018 menggantikan KH Ma'ruf Amin.
Selain berkiprah di NU, Kiai Miftah juga pernah menjabat sebagai Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) pada tahun 2020.
Beliau kemudian mengundurkan diri dari MUI pada Maret 2022 karena ingin fokus menjalankan tugas sebagai Rais 'Aam PBNU, sebuah posisi tertinggi dalam organisasi tersebut.
( Mgi / Red. )
Tags :






















































