HMI Bulukumba Tagih Janji Kejari: Desak Transparansi dan Penetapan Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Pasar Sentral Rp59 Miliar
- Ridwan Umar
- 3 hari yang lalu
- 2 menit membaca

HMI Bulukumba Tagih Janji Kejari: Desak Transparansi dan Penetapan Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Pasar Sentral Rp59 Miliar
Bulukumba – Tim Penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Bulukumba sebelumnya telah melakukan penggeledahan di dua instansi Pemerintah Daerah pada Selasa (31/3/2026). Langkah tersebut merupakan bagian dari upaya paksa yang dilakukan oleh tim penyidik guna mengumpulkan berbagai alat bukti terkait dugaan tindak pidana korupsi pada proyek pembangunan Pasar Sentral Bulukumba yang menelan anggaran sekitar Rp59 miliar.
Penggeledahan yang dipimpin langsung oleh pihak Kejari Bulukumba itu menjadi salah satu tahapan penting dalam proses penyidikan untuk memperkuat pembuktian dalam perkara yang tengah menjadi perhatian publik tersebut.
BACA JUGA :

Dalam pernyataan resmi sebelumnya, pihak Kejari Bulukumba menyampaikan bahwa dalam waktu dekat akan ada penetapan tersangka terkait kasus tersebut. Namun hingga saat ini, belum ada pengumuman resmi mengenai pihak-pihak yang ditetapkan sebagai tersangka oleh Kejaksaan.
Menanggapi hal itu, Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Bulukumba mendesak Kejaksaan Negeri Bulukumba untuk menepati komitmen yang telah disampaikan kepada publik. HMI menilai bahwa proses penanganan kasus dugaan korupsi proyek Pasar Sentral dengan nilai anggaran yang cukup besar tersebut harus dilakukan secara transparan, profesional, serta terbuka kepada masyarakat.

Kabid PTKP HMI Cabang Bulukumba, Alam Nur, menegaskan bahwa pihaknya berharap Kejari Bulukumba segera mengambil langkah tegas dengan menetapkan tersangka serta menyampaikan secara resmi kepada publik demi menjaga kepercayaan masyarakat terhadap proses penegakan hukum.
Kabid PTKP HMI Cabang Bulukumba, Alam Nur, menegaskan bahwa pihaknya berharap Kejari Bulukumba segera mengambil langkah tegas dengan menetapkan tersangka serta menyampaikan secara resmi kepada publik demi menjaga kepercayaan masyarakat terhadap proses penegakan hukum.
Ia juga menambahkan bahwa apabila dalam waktu dekat tidak ada kejelasan terkait penetapan maupun penangkapan tersangka, maka HMI Cabang Bulukumba akan mengambil langkah lanjutan berupa aksi unjuk rasa di depan kantor Kejaksaan Negeri Bulukumba sebagai bentuk kontrol sosial terhadap proses penegakan hukum.
HMI menegaskan bahwa gerakan tersebut merupakan bentuk kepedulian mahasiswa dalam mengawal transparansi serta akuntabilitas penggunaan anggaran negara, khususnya dalam proyek pembangunan yang bersumber dari keuangan daerah.
Lapran : Arnold
( Mgi/Ridwan )

















































