DPP LSM Gempa Indonesia Khawatir Penerimaan PPPK Gowa 2025 Diduga Tidak Bebas Dari KKN Dan Tidak Sesuai Mekanisme.
- Ridwan Umar
- 6 Mei
- 1 menit membaca

DPP LSM Gempa Indonesia Khawatir Penerimaan PPPK Gowa 2025 Diduga Tidak Bebas Dari KKN Dan Tidak Sesuai Mekanisme.
GOWA SULSEL ~ Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) LSM Gempa Indonesia, Amiruddin SH Karaeng Tinggi, menyampaikan keprihatinannya terhadap pelaksanaan rekrutmen Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di Kabupaten Gowa untuk tahun anggaran 2025.
Dalam keterangannya, beliau menegaskan agar proses penerimaan PPPK betul-betul dijalankan secara profesional, transparan, dan sesuai aturan serta mekanisme yang telah ditetapkan oleh pemerintah.
BACA JUGA :



Amiruddin menekankan bahwa tidak boleh ada praktik Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme (KKN) dalam setiap tahapan penerimaan CPNS dan PPPK.
Ia menambahkan, berdasarkan hasil penelusuran tim investigasi LSM Gempa Indonesia di lapangan, terdapat kekhawatiran dari sejumlah calon peserta bahwa proses seleksi PPPK akan terpengaruh oleh dinamika politik, khususnya pasca-Pilkada 2024 yang lalu.

“Pemerintah Kabupaten Gowa harus memastikan bahwa seleksi PPPK 2025 berjalan murni berdasarkan kompetensi dan kualifikasi peserta, tanpa intervensi atau kepentingan politik,” tegas Ketua DPP LSM Gempa Indonesia.
BACA JUGA :



Ia juga mengingatkan bahwa pengawasan publik terhadap proses ini akan terus dilakukan untuk memastikan integritas dan keadilan dalam rekrutmen ASN di daerah tutupnya.
(MGI/ Ridwan U)






















































