top of page
  • Gambar penulisRedaksi Media Gempa

Pendukung Panatik di Gowa Bersatu untuk Pilbup Gowa 2024-2029.

MEDIAGEMPAINDONESIA.COM, GOWA - Sejak tahun 2004, Gowa telah menjadi medan pertempuran politik yang sengit antara dua tokoh besar yang memiliki pendukung fanatik, yaitu Andi Maddusila Andi Idjo, Raja Gowa ke-37, dan tokoh karismatik Yasin Limpo. Dalam setiap pemilihan langsung calon bupati dan calon wakil bupati Gowa, kedua tokoh ini selalu menjadi pusat perhatian dan penggerak utama bagi para pendukungnya.


Namun, pada tahun 2019, Andi Maddusila Andi Idjo Raja Gowa ke 37 meninggal dunia, meninggalkan kekosongan besar di panggung politik Gowa. Sejak saat itu, belum ada tokoh lain yang mampu menggantikan pengaruh dan kepemimpinan beliau di Kabupaten Gowa.


Menghadapi situasi tersebut, Amiruddin SH Karaeng Tinggi, Ketua DPP Lsm Gempa Indonesia, tampil sebagai sosok baru yang siap memimpin melawan Klan Yasin Limpo . Pada pemilihan bupati Gowa tahun 2019, Amiruddin dikenal sebagai ketua "Kotak Kosong" yang berani melawan tagline "Dobolo" dari klan Yasin Limpo.


Hari ini Minggu tanggal 7 Juli 2024 ,

ANDI ILHAM SYAH KARAENG CAMBANG petinggi Kerajaan Gowa, menemui Amiruddin Karaeng Tinggi dikantornya untuk bergabung menyatukan kekuatan dalam mendukung calon bupati dan calon wakil bupati Gowa periode 2024-2029. Pertemuan ini menandai langkah penting dalam upaya menciptakan pemerintahan yang mengedepankan nilai-nilai budaya, transparansi dalam pengelolaan anggaran APBN/APBD, serta pengelolaan sumber daya alam dan manusia yang bijaksana.


Amiruddin SH Karaeng Tinggi menegaskan bahwa calon bupati dan wakil bupati yang akan didukung harus memiliki jiwa sosial yang tinggi, tidak arogan, dan mampu mensejahterakan rakyat Gowa tanpa mengandalkan money politik dan janji-janji politik yang kosong. "Kami ingin pemimpin yang benar-benar peduli pada kesejahteraan rakyat, bukan hanya mengumbar janji dan mengandalkan politik uang," tegas Amiruddin.


Langkah ini diharapkan dapat membawa perubahan signifikan dalam politik Gowa, memastikan bahwa pemimpin yang terpilih nanti mampu mengemban amanah dengan baik dan membawa kemakmuran bagi seluruh masyarakat Gowa.


Ahmad Syah Karaeng Emba menyatukan persepsi dengan Amiruddin bahwa calon bupati dan calon wakil bupati yang bisa memimpin Gowa bersejarah ini adalah calon bupati yang tidak ada ambang batas antara bupati dan masyarakat bukan calon bupati dan wakil bupati yang memerintah sesuai seleranya dan kepentingan pribadinya tutupnya.


MGI/ Ridwan.

184 tampilan0 komentar

Comments


bottom of page